Korban Tewas Ledakan Dahsyat di Tianjin Jadi 17 Orang, 400 Luka
Agen13 "Korban tewas akibat ledakan di kawasan industri kota pelabuhan Tianjin, China bertambah menjadi 17 orang. Sedangkan 400 orang lainnya mengalami luka-luka dalam ledakan dahsyat yang mengguncang kota tersebut.
Departemen Pemadam Kebakaran Tianjin, seperti dilaporkan surat kabarBeijing News dan dilansir Reuters, Kamis (13/8/2015), mengakui kehilangan kontak dengan 36 petugas pemadam kebakaran di lokasi kejadian. Ledakan ini terjadi di salah satu gudang yang ada di kompleks pelabuhan tersebut pada Rabu (12/8) malam waktu setempat.
Hingga Kamis (13/8) pagi, api dikabarkan masih terus berkobar. Saksi mata menyebut, ledakan ini sangat dahsyat bahkan sampai memicu bola api raksasa ke langit. Bahkan warga setempat juga merasakan getaran ketika ledakan terjadi.
Beberapa gedung di sekitar lokasi hangus terbakar, termasuk gedung bertingkat untuk parkir mobil yang dipenuhi kendaraan. Namun demikian operasional pelabuhan yang tercatat sebagai salah satu pelabuhan tersibuk di China itu, masih beroperasi normal.
Presiden Xi Jinping meminta otoritas setempat untuk berupaya keras memadamkan api. "Lakukan upaya menyeluruh untuk menyelamatkan dan merawat korban luka, serta memastikan keselamatan warga dan properti mereka," demikian instruksi Presiden Xi seperti dikutip China Central Television (CCTV)
Lebih lanjut, CCTV melaporkan bahwa ada dua ledakan yang terjadi. Ledakan pertama terjadi di area bongkar muat barang pada sekitar pukul 23.30 waktu setempat dan memicu getaran hingga sejauh beberapa kilometer. Sedangkan ledakan kedua terjadi selang 30 detik setelah ledakan pertama.
Departemen Pemadam Kebakaran Tianjin, seperti dilaporkan surat kabarBeijing News dan dilansir Reuters, Kamis (13/8/2015), mengakui kehilangan kontak dengan 36 petugas pemadam kebakaran di lokasi kejadian. Ledakan ini terjadi di salah satu gudang yang ada di kompleks pelabuhan tersebut pada Rabu (12/8) malam waktu setempat.
Hingga Kamis (13/8) pagi, api dikabarkan masih terus berkobar. Saksi mata menyebut, ledakan ini sangat dahsyat bahkan sampai memicu bola api raksasa ke langit. Bahkan warga setempat juga merasakan getaran ketika ledakan terjadi.
Beberapa gedung di sekitar lokasi hangus terbakar, termasuk gedung bertingkat untuk parkir mobil yang dipenuhi kendaraan. Namun demikian operasional pelabuhan yang tercatat sebagai salah satu pelabuhan tersibuk di China itu, masih beroperasi normal.
Presiden Xi Jinping meminta otoritas setempat untuk berupaya keras memadamkan api. "Lakukan upaya menyeluruh untuk menyelamatkan dan merawat korban luka, serta memastikan keselamatan warga dan properti mereka," demikian instruksi Presiden Xi seperti dikutip China Central Television (CCTV)
Lebih lanjut, CCTV melaporkan bahwa ada dua ledakan yang terjadi. Ledakan pertama terjadi di area bongkar muat barang pada sekitar pukul 23.30 waktu setempat dan memicu getaran hingga sejauh beberapa kilometer. Sedangkan ledakan kedua terjadi selang 30 detik setelah ledakan pertama.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar