Kelompok Bandit Perampok Nasabah Bank Asal Bengkulu Diringkus, 2 Tersangka Ditembak
Agen13 "Jajaran Polresta Pekanbaru meringkus 8 orang bandit spesialis gembos ban dan pecah kaca mobil asal Bengkulu. Dua di antaranya ditembak karena berusaha kabur.
Demikian disampaikan, Kapolsek Senapelan, Pekanbaru, AKP Angga F Herlambang kepada wartawan, Jumat (14/8/2015). Dia menjelaskan, delapan orang yang ditangkap merupakan hasil pengembangan yang sebelumnya, dua tersangka lainnya lebih dulu diamankan.
Komplotan bandit asal Curup, Bengkulu ini, lanjut Angga, disergap di sebuah hotel di Bukit Tinggi, Sumatera Barat (Sumbar) pada Kamis (13/8). Dari 8 tersangka itu, 4 orang melakukan pencurian di wilayah Polsek Senapelan. Sedangkan 4 pelaku lainnya ditangani Polresta Pekanbaru.
"Dua pelaku terpaksa ditembak karena saat digerebek di hotel berusaha kabur. Saat ini dua tersangka yang ditembak di rawat di RS Bhayangkara Polda Riau," kata Angga.
Angga menjelaskan, dari delapan orang komplotan bandit ini, mereka melakukan kejahatan di beberapa wilayah di Pekanbaru. Dari sana, empat di antara melakukan gembos ban mobil di wilayah Senapelan dengan korbannya kehilangan uang Rp 250 juta.
"Kita menangani 4 tersangka di wilayah hukum kita. Sedangkan 4 tersangka ditangani Polresta Pekanbaru bersama Polsek Sukajadi," kata Angga.
Empat tersangka itu, lanjut Angga, adalah Wahrul Sabib (25) dan Rio Sang Juara (24). Keduanya dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kakinya karena berusaha kabur. Dua lagi rekannya adalah Mustar Debit dan Wahyu Saputra.
"Dari tangan para pelaku barang bukti yang diamankan, yakni uang sebesar Rp 19 juta dan 3 unit sepeda motor jenis Suzuki Satria FU dan 1 unit Yamaha Vixion," kata Angga.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya jajaran Polresta Pekanbaru telah meringkus 2 bandit Herianto (30) dan Guntur (23) pada Rabu (12/8) siang lalu. Guntur yang diketahui sebagai mahasiswa di perguruan tinggi di Bengkulu terpaksa ditembak karena berusaha kabur. Dari penangkapan dua pelaku ini, akhirnya terbongkar 8 orang lainnya yang bersembunyi di Bukit Tinggi, Sumbar.
Kelompok ini selama ini mencari mangsanya di wilayah Pekanbaru. Sasaran mereka adalah warga yang baru mengambil uang dari bank. Modusnya, mereka menggembosi ban mobil atau memecah kaca mobil. Dari sana, lantas mereka akan mengambil barang-barang yang ada di dalam mobil.
Demikian disampaikan, Kapolsek Senapelan, Pekanbaru, AKP Angga F Herlambang kepada wartawan, Jumat (14/8/2015). Dia menjelaskan, delapan orang yang ditangkap merupakan hasil pengembangan yang sebelumnya, dua tersangka lainnya lebih dulu diamankan.
Komplotan bandit asal Curup, Bengkulu ini, lanjut Angga, disergap di sebuah hotel di Bukit Tinggi, Sumatera Barat (Sumbar) pada Kamis (13/8). Dari 8 tersangka itu, 4 orang melakukan pencurian di wilayah Polsek Senapelan. Sedangkan 4 pelaku lainnya ditangani Polresta Pekanbaru.
"Dua pelaku terpaksa ditembak karena saat digerebek di hotel berusaha kabur. Saat ini dua tersangka yang ditembak di rawat di RS Bhayangkara Polda Riau," kata Angga.
Angga menjelaskan, dari delapan orang komplotan bandit ini, mereka melakukan kejahatan di beberapa wilayah di Pekanbaru. Dari sana, empat di antara melakukan gembos ban mobil di wilayah Senapelan dengan korbannya kehilangan uang Rp 250 juta.
"Kita menangani 4 tersangka di wilayah hukum kita. Sedangkan 4 tersangka ditangani Polresta Pekanbaru bersama Polsek Sukajadi," kata Angga.
Empat tersangka itu, lanjut Angga, adalah Wahrul Sabib (25) dan Rio Sang Juara (24). Keduanya dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kakinya karena berusaha kabur. Dua lagi rekannya adalah Mustar Debit dan Wahyu Saputra.
"Dari tangan para pelaku barang bukti yang diamankan, yakni uang sebesar Rp 19 juta dan 3 unit sepeda motor jenis Suzuki Satria FU dan 1 unit Yamaha Vixion," kata Angga.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya jajaran Polresta Pekanbaru telah meringkus 2 bandit Herianto (30) dan Guntur (23) pada Rabu (12/8) siang lalu. Guntur yang diketahui sebagai mahasiswa di perguruan tinggi di Bengkulu terpaksa ditembak karena berusaha kabur. Dari penangkapan dua pelaku ini, akhirnya terbongkar 8 orang lainnya yang bersembunyi di Bukit Tinggi, Sumbar.
Kelompok ini selama ini mencari mangsanya di wilayah Pekanbaru. Sasaran mereka adalah warga yang baru mengambil uang dari bank. Modusnya, mereka menggembosi ban mobil atau memecah kaca mobil. Dari sana, lantas mereka akan mengambil barang-barang yang ada di dalam mobil.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar