Pemimpin Iran Tweet Gambar Obama yang Memegang Pistol
By : Angeltien
Agen13 -Pemimpin agung Iran Ayatollah Ali Khamenei disebut telah mengunggah
sebuah foto ilustrasi mirip Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama
yang sedang menodongkan senjata api ke kepalanya sendiri.
Foto itu diunggah di akun Twitter @khamenei_ir
Foto itu diunggah di akun Twitter @khamenei_ir
"Presiden AS mengaku dapat menumbangkan militer Iran. Kami tidak menginginkan perang, atau memulai perang, tapi.." tulis caption di bawah tweet Khamenei.
Sementara tulisan dalam foto itu adalah:
Kami tidak menginginkan perang, atau memulai perang, tapi..
Jika perang benar-benar terjadi, maka yang akan menjadi pecundang adalah
negara agresif dan kriminal AS.
Kami tidak menginginkan perang, atau memulai perang, tapi..
Jika perang benar-benar terjadi, maka yang akan menjadi pecundang adalah
negara agresif dan kriminal AS.
Akun Khamenei belum diverifikasi oleh Twitter, namun diyakini
banyak orang memang merupakan miliknya. Hal ini berdasarkan sejumlah
konten di akun tersebut, yang kerap 'menyerang' AS dan Israel.
Tweet terbaru Khamenei mirip dengan tweet serupa tanpa foto pada 17 Juli. Tweet itu bertuliskan: "Presiden AS mengaku dapat menumbangkan militer Iran. Tentu saja kami tidak menginginkan atau memulai perang. Tapi jika ada perang, AS-lah yang akan merasa malu."
Tulisan di akun itu muncul tiga hari setelah AS beserta beberapa negara kekuatan dunia menyepakati kesepakatan program nuklir Iran. Perjanjian ini berisi pembatasan program nuklir Iran, dengan kompensasi peringanan sanksi ekonomi yang selama ini melumpuhkan Iran.
Hingga saat ini pihak Gedung Putih belum merespon tweet tersebut.
Tweet terbaru Khamenei mirip dengan tweet serupa tanpa foto pada 17 Juli. Tweet itu bertuliskan: "Presiden AS mengaku dapat menumbangkan militer Iran. Tentu saja kami tidak menginginkan atau memulai perang. Tapi jika ada perang, AS-lah yang akan merasa malu."
Tulisan di akun itu muncul tiga hari setelah AS beserta beberapa negara kekuatan dunia menyepakati kesepakatan program nuklir Iran. Perjanjian ini berisi pembatasan program nuklir Iran, dengan kompensasi peringanan sanksi ekonomi yang selama ini melumpuhkan Iran.
Hingga saat ini pihak Gedung Putih belum merespon tweet tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar