Selasa, 15 Desember 2015

Ketua OJK: Laku Pandai Bisa Sinergi dengan KUR

 Agen13 "Layanan perbankan tanpa kantor oleh agen-agen Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) bisa melayani berbagai keperluan masyarakat yang tinggal di daerah pelosok. Masyarakat bisa menabung, transfer, menarik dana, bayar pulsa, dan bayar tagihan listrik.

Laku Pandai sudah bersinergi dengan program Simpanan Pelajar atau SimPel. Agen-agen Laku Pandai bisa siapa saja termasuk para guru di daerah terpencil bisa menerima setoran tabungan SimPel.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap Bank Pembangunan Daerah (BPD) agar bisa menjalankan program Laku Pandai bersinergi dengan program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Ada beberapa program pemerintah yang bisa disinergikan termasuk KUR. Tahun depan dana KUR mencapai Rp 120 triliun dengan bunga sangat muah hanya 9%. BPD dengan agen Laku Pandai saya pikir bisa lebih dilibatkan sehingga tidak terulang pengalaman tidak terserap seperti tahun—tahun sebelumnya," kata Muliaman ditemui usai Launching Laku Pandai dan SimPel BPD Kaltim atau Bankaltim di SMA N 1 Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa (15/12/2015).

Agen Laku Pandai, menurut Muliaman, bisa membantu bank mencarikan nasabah KUR. Agen dinilai lebih tahu potensi nasabah di daerah terpencil, terluar dan perbatasan dan bisa merekomendasikannya ke bank untuk memperoleh KUR.

"Agen bisa mencarikan nasabah KUR yang sebetulnya sejalan dengan pasar nasabah Laku Pandai. Agen Laku Pandai bisa mengidentifikasi calon penerima KUR untuk disampaikan ke bank untuk diproses. Penetrasi KUR supaya makin bagus ke depan, jaringan Laku Pandai lebih establish dan produk bisa lebih dikenal," terang Muliaman.

Ke depannya, kata Muliaman, Laku Pandai juga bisa bersinergi dengan produk asuransi. Sinergi bisa membuat Laku Pandai tidak hanya menjadi program sosial tetapi juga punya nilai komersial.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar