Ketua OJK: Laku Pandai Bisa Sinergi dengan KUR

Agen13 "Layanan perbankan tanpa kantor oleh agen-agen Layanan Keuangan Tanpa
Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) bisa melayani
berbagai keperluan masyarakat yang tinggal di daerah pelosok. Masyarakat
bisa menabung, transfer, menarik dana, bayar pulsa, dan bayar tagihan
listrik.
Laku Pandai sudah bersinergi dengan program Simpanan
Pelajar atau SimPel. Agen-agen Laku Pandai bisa siapa saja termasuk para
guru di daerah terpencil bisa menerima setoran tabungan SimPel.
Ketua
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap Bank Pembangunan
Daerah (BPD) agar bisa menjalankan program Laku Pandai bersinergi
dengan program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Ada beberapa program
pemerintah yang bisa disinergikan termasuk KUR. Tahun depan dana KUR
mencapai Rp 120 triliun dengan bunga sangat muah hanya 9%. BPD dengan
agen Laku Pandai saya pikir bisa lebih dilibatkan sehingga tidak
terulang pengalaman tidak terserap seperti tahun—tahun sebelumnya," kata
Muliaman ditemui usai Launching Laku Pandai dan SimPel BPD Kaltim atau
Bankaltim di SMA N 1 Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan
Timur, Selasa (15/12/2015).
Agen Laku Pandai, menurut Muliaman,
bisa membantu bank mencarikan nasabah KUR. Agen dinilai lebih tahu
potensi nasabah di daerah terpencil, terluar dan perbatasan dan bisa
merekomendasikannya ke bank untuk memperoleh KUR.
"Agen bisa
mencarikan nasabah KUR yang sebetulnya sejalan dengan pasar nasabah Laku
Pandai. Agen Laku Pandai bisa mengidentifikasi calon penerima KUR untuk
disampaikan ke bank untuk diproses. Penetrasi KUR supaya makin bagus ke
depan, jaringan Laku Pandai lebih establish dan produk bisa lebih dikenal," terang Muliaman.
Ke
depannya, kata Muliaman, Laku Pandai juga bisa bersinergi dengan produk
asuransi. Sinergi bisa membuat Laku Pandai tidak hanya menjadi program
sosial tetapi juga punya nilai komersial.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar