Ditemukan Nyamuk Baru di Papua, Kemenkes Teliti Potensi Penyakitnya

Agen13 "Aedes aurensius adalah spesies lain dari nyamuk aedes aegypti yang lebih
terkenal sebagai penyebar demam berdarah. Ia baru pertama kali
teridentifikasi di Papua dan tengah diteliti potensi bahayanya.
Direktur
Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Kementerian
Kesehatan, Dr HM Subuh, MPPM, mengatakan saat ini riset terkait hewan
sebagai penyebar penyakit di Indonesia tengah dijalankan. Penemuan aedes
aurensius adalah salah satu contoh hasil riset dan memang belum banyak
studi yang dilakukan terkait nyamuk jenis ini.
"Namanya bagus
sekali ya, dia itu sejenis aedes. Kalau kita bicara aedes biasanya itu
chikungunya dan demam berdarah tetapi ini dia (aurensius) belum terbukti
membawa apa-apa," kata Subuh ditemui di lingkungan Kementerian
Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (15/12/2015).
"Saya
kira perlu terus kita tindak lanjuti bagaimana kita mengetahui vektor
baru ini membawa apa. Ini sama sekali baru. Baru ditemukan di papua,"
ujar Subuh.
Selain aurensius, ada lagi temuan terkait nyamuk pembawa penyakit yaitu
Anopheles barbirostris yang positif mengandung parasit malaria. Nyamuk
jenis ini diketahui sudah ada sebelumnya di daerah Sumatra Selatan namun
baru pertama kali ini diketahui ia bisa menyebarkan malaria.
Subuh
mengatakan temuan-temuan tersebut adalah hal penting karena bisa
menjadi dasar untuk pemetaan dan tindakan-tindakan apa bila terjadi
suatu kasus penyebaran penyakit.
"Kita bisa mengetahui besaran
masalah terutama vektor-vektor penyebar bila terjadi suatu kasus. Kita
bisa lebih mudah mengendalikan vektor tersebut," pungkas Subuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar